24 Maret, 2009

Pria dan wanita

Wednesday, March 4, 2009 at 11:48pm

dia yang diambil dari tulang rusuk,
jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya,
maka itu akan menjadi saling melengkapi

dialah penolongmu yang sepadan,
bukan sparing partner yang sepadan.
ketika pertandingan dimulai,
dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu
tetapi dia akan berada bersamamu
untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan
atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu

dialah yang akan menutupi kekuranganmu
dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki:
perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan,
keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan,
mengurusi hal-hal sepele,
sehingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu,
dialah yang akan menyelesaikan bagiannya
sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu
kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

jika ada mahluk yang sangat bertolak belakang,
kontras dengan lelaki, itulah perempuan
jika ada mahluk yang sanggup menaklukkan hati
hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki,
tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya
karena ia ada untuk dilindungi tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat,
bahasa yang teliti dan logis
yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki,
tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya,
kata-kata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele
namun baginya sangat berarti,
membuatnya aman di dekatmu.

batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes
sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan

rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai
dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang.
seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan
ketahanan
yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun
ia lembut bukan untuk diinjak.
rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang.

jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari
hidupnya,
tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki,
itu akan menyita seluruh hidupnya,
karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki,
karena perempuan adalah bagian dari laki-laki

apa yang menjadi bagian dari hidupnya,
akan menjadi bagian dari hidupmu.
keluarganya akan menjadi keluarga barumu
keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga.

sekalipun ia jauh dari keluarganya
namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada
karena ia lahir dan dibesarkan di sana
karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini
perasaannya terhadap keluarganya,
akan menjadi bagian dari perasaanmu juga
karena kau dan dia adalah satu

dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya

ketika pertandingan dimulai,
pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
(Komunitas Dokter Indonesia's note)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar